Sunday, 8 March 2015

Karakter dan Kepribadian wanita yang lahir di Bulan Maret

Keunikan wanita yang terlahir di bulan maret, disamping mempunyai kualitas dan mempunyai bakat juga di katakan adalah orang orang yang sukses kelak walaupun dalam percintaan kerap gagal dan ketika menikah nantinya akan berbahagia.

Berikut karakter wanita yang terlahir di Bulan Maret :


  1. Sangat Intuitif, Wanita yang terlahir di bulan Maret dikenal sangat intuitif dan tidak mudah ditipu, hal ini yang membuat wanita yang terlahir di bulan ini dapat membuat takut para pria
  2. Murah hati, Wanita yang terlahir pada bulan ini, dikenal dengan sifat yang murah hati,sehingga banyak orang sekitar yang simpati terhadap orang orang seperti ini.
  3. Setia, berbicara tentang kesetiaan,Wanita yang terlahir pada bulan maret pantas di ancungi jempol karena mereka bersedia menunggu lama untuk mencari cinta sejatinya dan ketika menyukai lawan jenisnya,mereka akan berusaha untuk memberikan yang terbaik walaupun Wanita  yang terlahir di bulan ini kerap gagal karena dominasi orang yang terlahir di bulan maret lebih tinggi dari lawan jenisnya sehingga menimbulkan perselisihan.
  4. Lebih suka ketenangan, Wanita yang terkahir di bulan maret, suka melarikan diri dari keramaian dan kehidupan sehari hari dan sering ditemukan di tempat tempat yang tenang.
  5. Bijaksana, Wanita yang terlahir di bulan maret adalah orang orang pemikir, mahir dalam mengatasi emosi dan pikiran serta dapat menjadi motivator bagi orang lain.
  6. Berbakat, Banyak Seniman yang terlahir di bulan maret karena bakat bakat yang dimiliki oleh Wanita  terlahir di bulan ini sangat lah tinggi.
  7. Antusias, Wanita yang terlahir dibulan ini adalah orang orang yang ceria dan keceriannya dapat menular pada orang lain di sekitarnya.
  8. Mampu beradaptasi ,Wanita yang terlahir di bulan maret adalah orang orang yang mudah beradaptasi dengan lingkungan bagaimanapun, wanita yang terlahir di bulan ini dikenal pemberani dan kerap dijadikan seorang pemimpin.
Beruntung bagi wanita wanita  yang terlahir di bulan ini, karena wanita yang terlahir di bulan maret adalah wanita yang mempunyai kepribadian unik dan mampu bertahan dalam kondisi apapun.





Sumber : vemale.com

Katika

Katika adalah waktu pada suku karo yang terdiri dari nama nama hari,Mamis Silima dan Paka (bulan),serta Desa Siwaluh (Mata Angin). keempat hal ini sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat Karo Tradisional, Karena setiap aktivitas mereka akan didasarkan akan katika ini.

Pembagian hari (wari) dalam satu bulan (paka) didasarkan pada umur bulan. Apabila umur bulan satu malam,maka hari itu diberi nama Aditya. Didalam menetukan umur bulan(niktik wari) ada beberapa cara untuk melakukannya seperti :
  • Ngarak Ngarak Bulan,Yaitu mengikuti perkembangan bulan dari hari ke hari
  • Bulan Permakan,yaitu melihat  bulan dengan mempergunakan kain (Merio)
  • Arah batu keling yaitu melihat hari sesuai dengan arah mata angin.
  • Pucuk tenggiang yaitu dengan melihat pucuk tenggiang (pohon ) dimana disetiap tanggal 1 daun nya akan naik (pucuknya 1 bulan)

Adapun Wari Sitelu Puluh  dalam satu bulan adalah sebagai berikut :
  1. Aditya
  2. Suma
  3. Nggara
  4. Budaha
  5. Beraspati
  6. Cukera
  7. Belah Naik
  8. Aditya Naik
  9. Suma siwah
  10. Nggara sepuluh
  11. Budaha Ngadep
  12. Beraspati Tangkep
  13. Cukera Dudu Lau
  14. Belah Purnama raya
  15. Tula
  16. Suma Cepik
  17. Nggara Enggo Tula
  18. Budaha Gok
  19. Beras Pati Sepuluh
  20. Cukera Dua puluh
  21. Belah Turun
  22. Aditya Turan
  23. Suma Mate
  24. Nggara Simbelin
  25. Budaha Medem
  26. Beras Pati Medem
  27. Cukera Mate
  28. Mate bulan
  29. Dalan Bulan
  30. Sami Sara

Sedangkan Paka adalah Nama Nama bulan dalam bahasa karo yang terdiri dari 12 Paka dan terbagi atas 29 atau 30 hari. Adapun nama nama paka itu adalah sebgai berikut :

  1. Kambing (Mei-Juni)
  2. Lampu ( Juni-Juli)
  3. Gaya (Juli-Agustus)
  4. Padek (Agustus - September)
  5. Arimo (September-oktober)
  6. Kuliki (Oktober-November)
  7. Kayu (November-Desember)
  8. Tambak (Desember-Januari)
  9. Gayo (Januari-Februari)
  10. Baluat (Februari-Maret)
  11. Batu (Maret-April)
  12. Binurung (April-Mei)

Mamis Silima adalah pembagian waktu dalam satu hari ke lima waktu hingga menjelang malam ( berngi)

  • Erpagi pagi ( 06.00-08.30 )
  • Pengului (08.30-11.00)
  • Ciger (11.00-13.00 )
  • Linge ( 13.00-15.00)
  • Karaben (15.00 )

Desa siwaluh adalah Arah Mata Angin didalam bahasa karo dan pembagiannya adalah Sebagai Berikut :
  1. Purba ---- Timur
  2. Aguni-----Tenggara
  3. Daksina---Selatan
  4. Nariti------Barat Daya
  5. Pustima---Barat
  6. Mangabia-Barat Laut
  7. Utara-----Utara
  8. Irisen------Timur Laut

 " Katika ini sangat penting bagi masyarakat karo dikarenakan semua aktivitas masyarakat karo pada dahulu kala dan beberapa orang hingga sekarang, masih melihat (niktik) Wari,Paka,Mamis dan Desa Siwaluh "



Friday, 6 March 2015

"Tambar Malem Itink's Spesialis Penyakit Perut"

Anda Kena Wasir ?  Duduknya nyamping?
Perut Anda Kembung ? Masuk Angin ?

.081263669525 ( Itink)

Jangan Lupa !
Obat Tradisional Karo Warisan Leluhur " Tambar Malem"
Seperti Jamu Tetapi Bukan Jamu
  • Aman dikonsumsi 
  • Berkhasiat
  • Sehat
  • Untuk Segala Usia
  • Tidak Pahit


 Terbuat Bahan Bahan Alami Dan Tanpa Bahan Pengawet

Mengobati : Ambeien,Maag,Susah Buang Air Besar dan Berbagai penyakit Perut lainnya.

KOMPOSISI : Beras,dan Rempah Pilihan

CARA PEMAKAIAN : CUKP DIMINUM SEBELUM MAKAN 3 x sehari

Khusus Untuk Penyakit Ambeyen atau Wasir dalam 3 Minggu Akan terlihat Hasilnya


Mau Sembuh ????

Segera Angkat Telephone Anda  CALL....................................081263669525 ( Itink)


JANGAN TUNGGU LAMA LAMA

Saatnya Bebas dari Penyakit Perut








Teraka Budaya Karo


Teraka adalah suatu seni merajah diri dengan gambar tertentu pada masyarakat karo Terutama kaum Perempuan Karo.Teraka ini dibuat untuk menangkal Sedang Bala ( setan) pada saat hamil atau melahirkan.Sedang Bala itu tempatnya Berpindah tempat,seperti jaheen tapiin(hilir pemandian),Serpang(persimpangan),dapur,dan ditirai rumah.Caranya menyerang perempuan melalui beberapa kejadian seperti terkejut ( sengget),melihat(ngidah) dan dengar (mbegi).

Lahirnya sedang bala menurut cerita Ndapet Pelawi dan Teleng Pelawi pada buku Adat yang ditulis darwan prinst yaitu, pada suatu masa lahirlah Seorang Manusia,dimana menurut hari karopada hari nunda yang membawa petaka bagi kedua orang tuanya. Ketika berumur4 malam ibunya meninggal dan pada hari ke 8 Ayahnya meninggal dunia pula.kemudian anak itu diasuh oleh bibinya. karena ketakutan akan mengalami nasib yang sama maka si anak di taruh i ture ( beranda) rumah adat  dengan harapan anak ini akan mati.namun karena penghuni rumah merasa berisik karena si anak menangis terus.Kemudian sianak di taruh di kandang babi di kolong Rumah dan menyusui kepada Induk babi dan lalu dibuang ke jurang namun tidak mati juga.

Sedang bela dan anak anaknya mendengar jeritan si anak tad, lalu anak anak sedang bela mencoba memakan si anak tadi tapi ibu anak anak sedang bela melarang karena katanya anak itu mempunyai kesaktian. Setelah lama tinggal didalam jurang ,besarlah si anak tersebut dan menanyakan kepada sedang bela apa yang membuat sedang bela ketakutan. para sedang bela ( setan ) menjawab, mereka takut jerangau,pundang,purih tonggal,upih sampesampe,apar apar dan sebagainya.

Itulah awal mulanya ketika membawa anak ku lau ( maba anak ku lau) peralatan ini dibawa dan dipakai untuk membuat ketakutan sedang bala (setan) sehingga mereka takut untuk mendekat.

Adapun Mantra untuk mengusir Sedang bala atau Setan yaitu :

O.....ndilat la erdilah
Nipak la ernahe
Ngangeh la erigong
Ngkarat la ripen
Asa pulang pulih ko
Ku kerangen nambu raya
Adi perlu kobuk
Mindo ko kurukoh
Adi perlu ko tulan
Mindo ko kubatu
Adi perlu ko dareh
lawes ko ku kayu erduruh
Adi perlu ko jukut
Lawes ko kutaneh
Adi perlu ko kesah
lawes ko ku angin
Kueteh Bapaam,Nandem
Bapaam Sidandan dibata
Nandemu beru raja si muah muah

Bentuk bentuk teraka pada masyarakat karo yaitu, keser keser,Teraka sipitu pitu dan tupak salah


Sumber dari Buku Darwan Prinst " ADAT


Tuesday, 3 March 2015

Makna Bilangan Pada Acara Njujungi Beras

 Njujungi Beras Piher adalah Suatu Upacara yang dilakukan kepada seseorang sebagai ucapan syukur dan agar Selamat karena telah berhasil menjalankan tugas tertentu,Luput dari mara bahaya,sembuh dari penyakit dan lainnya



Upacara Njunjungi Beras sesungguhnya juga dikenal di suku lainnya diluar Suku Karo seperti : Tepung Tawar, Pir si tendi dan lainnya.

Bahan yang digunakan pada acara Njujungi Beras juga mempunyai makna tersendiri buat orang yang melaksanakan Upacara tersebut Seperti Beras si tunggang bermakna akan keharmonisan,keseimbangan. Lada atau Merica maknanya Ersada kata atau Persatuan.Garam mempunyai makna Sebagai Kewibawaan ( masin kata). Uis ariteneng Maknanya  sebagai Ketetentraman ( tenang tendi i rumah ). Tumba rempu kuling kuling  maknanya sebagai Lambang sankep geluh. Telur ayam maknanya sebagai Pengaruh dan Belo Bujur maknanya Sebagai Persembahan Kepada Tuhan Yang Maha Esa

Mungkin ketika kita melihat Acara Njujungi Beras, kita selalu melihat beras di tabur atau di pirpiri diatas kepala seseorang yang mengadakan Upacara tersebut .

Adapun makna dari bilangan tersebut adalah  sebagai Berikut :

  1. Sada artinya Ersada kata atau Ersada Arih ( mufakat ).
  2. Dua artinya Ula erdua kata ( Jangan terpecah belah )
  3. telu artinya Tunda si la mehuli  ( Hancurkan yang tidak baik)
  4. Empat artinya Selpa liah- liah ( Hilang hancur hal yang tidak baik)
  5. Lima artinya Ertima tendi i rumah ( menunggu)
  6. Enem artinya  Teldem si La mehuli
  7. Pitu Artinya Pitut bangka kelesa ( tutup semua kesialan)
  8. Waluh artinya Erpengaruh 
  9. Siwah artinya Nilah Si la mehuli ( Minggir yang tidak baik)
  10. Sepuluh artinya Bunuh Si la mehuli
  11. Sepuluh sada artinya Ersada tendi i rumah

 Dikutip dari Berbagai Sumber





Jenis Jenis Perkawinan Pada Budaya Karo



Berdasarkan jumlah istri dikenal perkawinan monogami dan poligami. perkawinan Poligami biasanya terjadi karena :


  • Tidak mendapatkan Keturunan
  • Tidak memperoleh Keturunan Laki laki
  • Saling mencinta
  • Tiadanya kesesuaian  dengan Istri Pertama
Berdasarkan proses terjadinya,perkawinan dapat dibagi atas perkawinan senang sama senang (karena saling mencintai) dan perkawinan atas prakarsa orang tua (Peranan Orang tua) yang biasanya terjadi karena ingin mempertahankan hubungan kekeluargaan atau karena pihak perempuan telah hamil

Berdasarkan status dari pihak yang berkawin maka perkawinan pada masyarakat karo dapat dibagi yaitu :

  1. Gancih Abu ( ganti tikar ), dimana seorang wanita menikah dengan seorang lelaki menggantikan kedudukan saudaranya yang telah meninggal sebagai istri dari lelaki tersebut. biasaya terjadi untuk melindungi kepentingan anak yang telah lahir atau menjaga keutuhann keluarga
  2. Lako man ( turun ranjang),dimana seorang lelaki menikah dengan seseorang perempuan yang awalnya adalah istri saudaranya atau bapaknya yang telah meninggal dunia.
Jenis Jenis dari Lako Man adalah Sebagai berikut :

  • Perkawinan Mindo nakan,Suatu perkawinan seorang lelaki dengan Seorang Perempuan bekas istri saudara ayahnya
  • Perkawinan Mindo Cina,,Suatu perkawinan Seorang Pria dengan Seorang Perempuan yang menurut tutur adalah Neneknya
  • Perkawinan Mindo ciken, Suatu Perkawinan antara seorang lelaki dengan Seorang Perempuan bekas istri ayah/saudaranya yang telah di perjanjikan terlebih dahulu, ini terjadi pada jaman dahuli karena seorang perempuan nyan masih masih muda dikawinkan dengan seorang lelaki yang sudah tua;lalu diperjanjikan sebelumnya bahwa salah seorang dari putra/saudaranya sebagai ciken(tongkat) apabila suaminya kelak meninggal dengan tujuan untuk kepentingan keluarga
  • Iyan. ketika pada seseorang mempunyai dua orang istri dan salah seorang diantaranya belum mempunyai putra/putri ( keturunan),di lain pihak salah seorang saudara suami itu belum mempunyai isti,lalu istri tidak berputra itu dialihkan atau disahkan menjadi istrinya dengan harapan :
    - Tetap terpelihara hubungan kekeluargaan dengan pihak wanita
    - Adanya harapan Suami baru itu,ia akan mempunyai Keturunan
  • Ngalih,,suatu Perkawinan seorang lelaki kepada istri abangnya ( kaka)
  • Ngianken, Suatu Perkawinan seorang lelaki kepada istri adiknya ( agi)


      3. Piher Tendi atau erbengkilaken bana,dimana seorang perempuan menikah dengan seorang lelaki yang menurut tutur adalah bengkila kepada suaminya., Didaerah karo langkat biasa disebut dengan Perkawinan piher tendi. berdasarkan kesungguhan perkawinan,dikenal dengan perkawinan sesungguhnya dan kawin gantun/simbolis(cabur bulung) yaitu suatu perkawinan antara 2 orang yang belum cukup umur dengan tujuan untuk menghindarkan  mala petaka bai salah satu pihak yang diketahui dari suratan tangan,mimpi, atau petunjuk dari dukun atau karena seseorang sedang sakit

Berdasarkan jauh dekatnya hubungan kekeluargaan yang berkawinmaka dikenal 4 jenis perkawinan yaitu :

  1. Petuturken.suatu perkawinan yang dilangsungkan antara seorag lelaki dengan seorang perempusn dimana mereka bukan rimpal( ayah perempuan bersaudara dengan ibu si lelaki tersebut)
  2. Erdemu bayu,Suatu perkawinan antara seseorang lelaki dengan seorang perempuan, dimana ayah si perempuan bersaudara dengan ibu si lelaki tersebut.
  3. Merkat sinuan,Suatu perkawinan yang dilangsungkan antara seseorang lelaki dan perempuan putri dari puang kalimbubunya.
  4. La Arus, perkawinan yang menurut adat adalah terlarang  seperti mengawini turang, turang impal atau putri anak beru. untuk terlaksananya perkawinan seperti ini biasanya ada sanksin adat seperti terjad pada rumah empat tanduk di Kuta Bulih, dimana ia mengawini Beru Kembaren dari paya ergungung dan karenanya tidak boleh menjadi sebayak di Kuta Buluh. Sebelum runggu maba belo selambar dimulai,terlebih dahulu diadakan acara nabei ngobah tutur (wawancara dengan jakub Sebayang dan peringeten Perangin angin)



Disadur dari buku adat Karo karya darwan prints SH

Monday, 2 March 2015

Tio Fanta Pinem bre Tigan na

Artis nasional serba bisa yang menurut kebanyakan orang,seseorang yang tidak jaim , komunikatif ,ikhlas ,cepat beradaptasi dengan setiap audiensnya.Dimana pernah tampil di suka makmur dan di tonton 30000 orang di pertengahan  tahun 1990.

Tio fanta Pinem lahir di sidikalang,sebuah kota kabupaten yang berjarak 110 km dari Medan ,Sumatera Utara pada tanggal 17 Maret 1964 dari pasangan M.Pinem dan M br Tarigan. Siti merupakan  nama kecil dari Si Tio Fanta Pinem mempunyai arti sebagai pegangan hidup, dimana nama ini diberikan kepadanya sewaktu dirinya dibaptis Di Gereja HKBP oleh Bapak ST.L.angkat setelah sehat dari penyakit  kurang berat badan di masa kecil.TIOPAN berarti 'yang harus dijaga,sedangkan TA adalah menunjukan identitas sebagai nama nama orang dari suku karo.

Dimasa Sekolah dasar, tio fanta bukanlah murid yang pandai, nilai-nilainya pas pas saja, tetapi kelebihannya adalah seseorang yang pemberani,komunikatif dan mudah beradaptasi dengan teman teman nya tanpa membedakan status sosial. tio kecil yang merupakan anak ke sembilan dari sepuluh bersaudara dari pasangan M.Pinem diberikan perhatian yang berlebih terlihat dari setiap berangkat dan pulang sekolah,sang ayah dan ibu akan menuntunya menyeberangi jalan,diikuti oleh anjing kesayangan tio kecil karena sekolah dasar yang dipilih dekat dari kediaman mereka. namun kebijaksanaan dari orang tua mereka, tidak menimbulkan iri hati dari saudara saudara nya dan terbukti hingga kini mereka bersauddara selalu alam keadaan kompak dan saling membutuhkan.

Di era 70 - 80 sangat jarang kota kota setingkat kabupaten mengdadakan showbiz apalagi medatangkan penyanyi yang sedang melambung nama baiknya ditingkat provinsi ataupun nasional.
Suatu saat , sebuah pertunjukan musik akan digelar di bioskop sidikalang, sehingga warga jarang mendapat tontonan menjadi antusias, termasuk tio fanta . Namun perlu diketahui bahwa sang ibu adalah seorang yang ketat dalam menjaga anak anaknya terlebih anak perempuan, apalagi saat mulai matahari terbenam anak anak tidak dapat keluar rumah lagi. mengetahui hal tersebut,Tio Fanta Pinem yang sedang getol getolnya menyanyi mulai putar otak agar dapat lolos dari peraturan Sang Ibu dan menyaksikan pertunjukan tersebut yang diadakan di siang hari.

Ketika acara pertunjukan yang diadakan di gedung bioskop usai, Seorang Ibu lewat didepan rumah Tio Fanta Pinem dan berbicara dengan antusias dengan Sang Ibu , bahwa tadi tio fanta tampil bernyanyi diatas panggung sebab didaulat masyarakat. Sang Ibu membantah dan mengatakan bahwa anaknya sedang tidur di kamar semenjak pualng sekolah.

Namun kenalan tersebut bersikeras dengan keterangan nya bahwa mengutakan bukti dengan ikut memberikan saweran kepada tio fanta pinem. Kapan Ti fanta  berhasil melarikan diri dari rumah? Mendengar hal tersebut Sang ibu bergegas memeriksa kamar tidur dan Ternyata.

Tio fanta berpura pura tidur dan meloloskan diri melalui pintu pagar belakang rumah dengan cara meluncur melalui pohon jambu di belakang rumah dan itu sering terjadi manakala ibunda tidak memberi ijin ketika ada pertunjukan musik dari luar kota yang diadakan di kota sidikalang.

Yang dikhawatirkan ibundanya adalah Tio fanta pasti berusaha tampil dan sang ibu takut dirinya salah bernyanyi. Bahkan hingga saat ini Sang Ibu masih grogi ketika melihat Show Tiofanta,Sang ibu masih menganggap dirinya masih kecil dan masih dalam asuhannya.

keberanian tio fanta untuk selalu tampil dalam urusan menyanyi memperkaya pengalamannya , apalagi daerah dairi, menyanyi adalah bagian dari budaya setempat. Di sekolah pun Tiofanta berusaha untuk menjadi majorette dalam karnaval drum band,juga dukungan dariorang tua dan saudara saudaranya. Kerap kali sang ayah bolak balik ke medan untuk membeli kaset kaset keluaran terbaru, menjadikan tio fanta belajar mengenal jenis jenis lagu dan dalam taraf mencari idolanya. Idoalanya pada saat itu adalah penyanyi cilik Chica Koeswoyo dan penyanyi sekaliber dunia Olivia Newton Jhon dan Nana Mouskori juga kelompok musik ABBA

.......... Bersambung